Elemen-Elemen Alam Sekitar Dalam Karya-Karya Terpilih Shahnon Ahmad
Elemen-Elemen Alam Sekitar Dalam Karya-Karya Terpilih Shahnon Ahmad
Fazida Hj. Othman
(Jabatan Kajian Sosial)
ABSTRAK
Kajian kualitatif menggunakan kaedah analisis dokumen ini melibatkan penelitian elemen-elemen alam sekitar yang terdapat dalam novel Srengenge, Tunggul-tunggul Gerigis, Ranjau Sepanjang Jalan, Seluang Menodak Baung serta cerpen Babi Hutan dan Gelungnya Terpokah bagi karya Shahnon Ahmad. Elemen-elemen flora dan fauna dijumpai dalam novel Sringenge, elemen alam sekitar abiotik dari sudut alam sekitar semula jadi pula dominan dalam novel Ranjau Sepanjang Jalan, manakala kehadiran elemen alam sekitar buatan manusia seperti pencemaran kesan pembalakan dan pembinaan jalan raya serta deruman motosikal ketara dalam novel Tunggul-Tunggul Gerigis. Novel Ranjau Sepanjang Jalan juga mempunyai elemen flora dan fauna terutamanya haiwan akuatik. Bagi cerpen pula, Babi Hutan memaparkan elemen alam sekitar semula jadi, manakala cerpen Gelungnya Terpokah elemen alam sekitar biotik pula dimasukkan bagi memantapkan ceritanya. Elemen-elemen alam sekitar dalam karya Shahnon Ahmad sememangnya mendidik pembaca mencintai alam sekitar dan kepentingannya kepada kehidupan manusia sampai bila-bila serta impak-impak yang mesti dilalui akibat kerosakan oleh tangan-tangan manusia yang rakus.
ABSTRACT
This is a qualitative study using the document analysis method involves the observation of environmental elements in the Srengenge, Tunggul-tunggul Gerigis, Ranjau Sepanjang Jalan, Seluang Menodak Baung novels and Babi Hutan dan Gelungnya Terpokah short stories written by Shanon Ahmad. The flora and fauna elements are found in Srengenge novel, the element of biotic environment from the natural environment perspective is dominant in the Ranjau Sepanjang Jalan novel, whereas the existence of man made element such as pollution, illegal logging, road construction and the sound of motorcycle are prominent in the novel Tunggul-tunggul Gerigis. The Ranjau Sepanjang Jalan novel also has the flora and fauna elements especially the the acquatic animals. For short stories, Babi Hutan reveals the natural environment element, in the Gelungnya Terpokah, the element of biotic environment is included. The environmental elements in Shanon Ahmad’s writing educate the readers to love the environment and to realize its importance towards human life and to ponder of the impacts of destroying done by the irresponsible human beings.
Dipos oleh Arbain bin Muhayat pada 29 April 2008